Jumat, 15 April 2016

AKU : Apakah Kita Ada

Apakah Kita Ada
Setiap manusia yang terlahir di muka bumi ini pasti memiliki jodohnya masing-masing. Surga yang diturunkan oleh Allah ke dunia sebagai teman dalam hidupmu. Yang menjadikan hidupmu menjadi tenang, nyaman dan hati menjadi tentram. Semua itu akan kamu dapatkan dalam ikatan suci pernikahan bukan pacaran. Apakah kamu menginginkannya? Aku pun begitu. Aku berharap bisa dipersatukan dengannya dalam ikatan suci pernikahan di dunia ini. Bagaimana tidak? Dengan menikah kita dapat menyempurnakan setengah agama kita.

Tapi, apakah kita akan bersatu di dunia ini? Semoga iya.

Ada fakta unik dalam diriku yang tidak banyak orang tau. Bahwa aku hampir saja tidak bisa melihat dunia ini. Tapi berkat doa dan usaha dari ibu aku bisa melihat indahnya dunia ini. Saat aku masih dalam kandungan, bidan menyuruh ibuku untuk menggugurkan kandungannya. Karena alasan keselamatan. Kiret kata ibu kepadaku. Tapi setelah aku cari di mesin ketik google tidak aku temukan kata kiret disana yang ada adalah kuret. Entah, tapi yang pasti demi keselamatan ibu kandungannya harus digugurkan. Kekhawatiran bidan dengan kandungan ibu yang melemah tak sebesar kekhawatiran ibuku terhadapku. Ibuku lebih mengkhawatirkanku. Ibuku lebih menyayangiku. Akhirnya aku pun hadir di dunia ini.

Kemudian aku bertanya?

Apakah belahan jiwaku sudah terlahirkan di dunia ini? Atau bernasib tak seberuntung aku? Apakah…? Ah.. aku memohon ampunanMu. Aku telah berpikiran negatif. Bukankah Allah tau setiap apa yang akan dilakukan hambaNya bukan. Bahkan sebelum aku menulis ini pun Allah tahu bahwa aku akan menulisnya. Aku terlalu sibuk memikirkan yang jauh padahal kualitas diri ini perlu banyak diperbaiki. Mungkin dalam perjalanan kita akan bertemu. Dalam setiap langkah yang kita tuju. Aku ingin menjemputmu wahai belahan jiwaku.

Apakah kita ada?

Mudah-mudahan iya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar